SELAMAT DATANG DI BLOG MAN 1 BOYOLALI


KOMPUTER DALAM HIDUP KITA


Hubungan antar media komunikasi elektronik dengan manusia sebagai penggunanya telah banyak dibahas dalam berbagai penelitian komunikasi. Beberapa diantaranya adalah efek media tersebut terhadap penggunannya dilihat baik mulai dari persepsi, sikap dan tingkah laku. Berbagai efek media, baik negatif atau positif, terhadap khalayak penggunanya memang menjadi satu hal yang sring dikaji dalam bidang ilmu komunikasi. Dan hasilnya adalah berbagai teori yang menyangkut efek media serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia. Berikut ini akan dibahas mengenai efek media komunikasi elektronik, komputer terhadap komunikasi interpersonal penggunanya.

COMPUTER-MEDIATED COMMUNICATION

Uses and Gratification Theory serta Social Learning Theory adalah satu dari beberapa teori-teori komunikasi yang dihasilkan dari penelitian di bidang komunikasi mengenai efek media komunikasi. Kedua teori tersebut khususnya digunakan untuk memahami penggunaan media elektronik untuk komunikasi interpesonal. Contohnya, ketika kita menggunakan handphone, alat komunikasi tersebut memudahkan kita untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan kerabat, sahabat dan rekan sejawat, dimanapun mereka berada. Dengan bantuan handphone kita dapat melewati batas ruang, jarak dan waktu yang selama ini mengungkung gerak komunikasi kita. Namun sekarang alat komunikasi tersebut tidak semata-mata digunakan untuk melakukan panggilan atau mengirim pesan pendek saja. Saat ini handphone juga digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas di luar kedua aktivitas tersebut dan sebagai pemenuhan kebutuhan akan gaya hidup seperti video call, conference call, hingga ber-chatting ria di internet. Begitulah media elektronik dapat mempengaruhi komunikasi interpersonal kita. Hal tersebut juga berlaku pada media komunikasi yaitu komputer. Penelitian yang dapat menggambarkan bagaimana komputer dapat mempengaruhi komunikasi interpersonal terlihat pada organisasi dimana jaringan komputer digunakan untuk segala bentuk komunikasi elektronik. Hal ini dikaji dalam studi computer mediated communication, dan menyangkut media yang tidak secara langsung berhubungan dengan jaringan komputer

seperti telekonferensi video, dan kegiatan lain yang membutuhkan komputer sebagai penghubung seperti ¬mengecek e-mail. Konsep penting dalam kajian ini adalah “presence”, yaitu pernyataan psikologis dimana objek virtual yang dalam pengalaman seseorang dijadikan objek aktual. Social presence adalah pengalaman sosial dari aktor sosial melalui isyarat sosial yang tergambar dalam berbagai media komunikasi. Jadi, ketika suatu teknologi dalam media komunikasi dapat mengantarai kita untuk melakukan komunikasi, maka media tersebut memiliki social presence didalamnya. Semakin besar sebuah teknologi dapat mengantarai kita untuk melakukan komunikasi yang benar-benar terasa nyata lewat media tersebut, maka semakin besar social presence¬ dari media komunikasi tersebut.E-mail dengan tampilan yang mengantarai komunikasi interpersonal hanya melalui tampilan teks memiliki nilai social presence yang rendah. Sedangkan video conference, dimana seseorang dapat berkomunikasi satu sama lain lewat suara dan gambar memiliki nilai social presence yang tinggi. DAMPAK NEGATIF MEDIA KOMPUTER

Teknologi media komunikasi memang memberi kemudahan dalam hidup kita. Kita tidak perlu lagi membuang waktu, biaya dan tenaga yang besar hanya untuk berkomunikasi dengan orang lain dimanapun mereka berada. Akan tetapi, setiap hal atau benda pasti memiliki nilai positif dan negatifnya. Dibalik semua keuntungan yang kita dapat dari teknologi media komunikasi seperti komputer natau internet, tentu saja ada dampak negatif yang timbul dari penggunaannya. Teknologi semacam internet pun tidak terlepas dari perangkat teknologi yang disebut komputer. Begitu dahsyatnya kelebihan yang diberikan internet dalam sistem komunikasi kita membuat internet sering digunakan dan sudah menyebar seperti virus. Hari ini jarang sekali orang yang tidak tahu atau tidak pernah melakukan komunikasi lewat internet baik melalui ¬e-mail, chatting ataupun teleconference. Penyebaran penggunaan internet dalam berkomunikasi mencuri perhatian masyarakat umum dan para pakar komunikasi. Mereka pun meneliti bagaimana dampak dibalik segala kemudahan dan keuntungan yang diberikan oleh media baru tersebut. Bukan hanya saat ini saja, namun dampak sosial dari internet memang sudah menjadi wacana sejak pertama kali munculnya teknologi ini dan menjadi buah bibir sepanjang waktu. Beberapa dampak sosial yang terkuak dari berbagai penelitian belakangan memang sejalan dengan prediksi sebelumnya walaupun ada beberapa yang tidak. Dampak sosial dari internet diantaranya adalah munculnya perilaku antisosial (antisocial behaviour), sindrom kecemasan terhadap komputer (computer anxiety) dan ketergantungan (addiction).

Antisocial Behaviour
Studi eksperimental menunjukkan bahwa permainan dalam komputer yang mengandung unsur kekerasan memiliki dampak bagi yang memainkannya. Dampak negatif dari permainan tersebut ternyata sama berbahayanya dengan kekerasan yang ditampilkan di televisi. Malahan ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa video games memiliki sifat menghancurkan yang lebih besar dibandingkan kekerasan yang ada di televisi ataupun kekerasan dalam kehidupan nyata sekalipun. Hal ini terjadi terutama pada anak-anak. Mereka akan memiliki kekurangan sensitivitas terhadap sesamanya.Selain isu kekerasan ternyata internet juga membawa unsur-unsur pornografi. Begitu banyak situs-situs yang tidak senonoh yang ada di internet juga meresahkan banyakpihak terutama kalangan orang tua yang khawatir anak-anaknya akan mengonsumsi hal-hal yang bersifat porno. Ironisnya, situs-situs tersebut memang menyasar anak-anak sebagai target khalayaknya. Mereka berusaha untuk membuat situs yang kemungkinan besar memiliki keterkaitan dengan anak-anak dan sering mereka jelajahi. Situs perusahaan kartun Amerika Walt-Disney adalah salah satu situs yang sering dikunjungi anak-anak yaitu disney.com. Maka para pencipta situs porno pun berusaha membangun situs mereka terkait dengan situs tersebut. Caranya adalah dengan membuat nama yang mirip dengan nama situs tersebut yaitu dinsey.com. Ketidaktelitian anak-anak pun dijadikan tameng mereka untuk memasarkan produk murahannya. Terbalik saja menuliskan satu huruf dapat membuat anak-anak tersebut masuk ke dalam situs porno yang tidak selayaknya mereka lihat dan konsumsi.

Computer Anxiety
Penelitian lain pun mengkaji dampak dari komputer dan internet namun tidak dilihat dari isinya saja melainkan dampak dari kesalahan penggunaan fungsi pada komputer terhadap penggunanya. Gejala ini disebut computer annxiety. Computer anxiety adalah gejala-gejala yang menunjukkan ketakutan terhadap media komunikasi bernama komputer. Gejala ini juga dikenal dengan sebutan cyberphobia atau computerphobia.Gejala ini menimpa sepertiga populasi orang dewasa, diantaranya menderita kasus parah seperti vertigo dan berkeringat dingin. Penyebabnya cyberphobia atau computerphobia bervariasi mulai dari ketakutan akan menekan tombol yang salah pada komputer, takut akan dampak negatif dari komputer itu sendiri, takut akan kesalahan dirinya yang bisa mengakibatkan komputer rusak, hingga kehilangan kendali yang biasanya dialami oleh para pengguna komputer yang tidak mengerti komputer secara teknik ketika menghadapi masalah kompleks yang berhubungan dengan teknis komputer. Sederhananya, bisa kita lihat pada diri kita sendiri yang suka ketekutan untuk memasukkan flash disk orang lain ke dalam komputer kita karena takut flash disk-nya mengandung virus. Atau ketika komputer kita tiba-tiba hang atau tidak melaksanakan perintah seperti yang kita arahkan maka kita akan panik terjadi apa-apa pada komputer kita. Ketakutan-ketakutan semacam itu bila terus dibiarkan akan menumpuk dan berakumulasi menjadi cyberphobia atau computerphobia. Biasanya orang dengan kemampuan matematika yang rendah sering sekali terkena cyberphobia atau computerphobia ini.

Addiction
Dampak negatif lainnya dari penggunaan media komunikasi seperti komputer dan internet adalah addiction atau ketergantungan. Media komputer memiliki kualitas atraktif yang dapat merespon segala stimulus yang diberikan oleh penggunanya. Saking atraktifnya kedua media baru tersebut membuat penggunanya seakan-akan menemukan dunianya sendiri yang membuatnya terasa nyaman dan enggan melepaskannya. Ketika kita berada di hadapan komputer yang tidak tersambung internet kita bisa melakukan apa saja seperti curhat dengan menuliskannya di microsoft word, menumpahkan kemampuan dan bakat menggambar atau design kita di program paint atau photoshop, kalau lagi stress kita bisa menggunakan komputer sebagai pelepas stress dengan bermain games yang ada.

0 komentar:

Posting Komentar