SELAMAT DATANG DI BLOG MAN 1 BOYOLALI


PARA SISWA






Selengkapnya...

PELEPASAN PESERTA PORSENI DARI BOYOLALI

Pada hari Rabu kemaren tanggal 20 Oktober 2010 tepat pukul 10 pagi di MAN 1 Boyolali diadakan pelepasan Peserta Porseni MA Tingkat Jawa Tengah. Upacara pelepasan ini diselenggarakan oleh Panitia Porseni Tingkat Kabupaten. Jumlah peserta porseni dari Kab. Boyolali berjumlah 52 orang yang terdiri dari Peserta dan Official.
Sebelum peserta mengikuti Porseni Tingkat Jawa Tengah mereka telah mengikuti seleksi pada tingkat MA Kabupaten yang diikuti seluruh MA yang ada di Kabupaten Boyolali. Adapun cabang perlombaan dibagi menjadi 3 bidang yaitu Olah Raga, Iptek, Seni yang diikuti diantaranya Bola Volly, Tenis Meja, Bulu Tangkis, Lari 10 km/ 5 km, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Inggris, Kaligrafi, KIR, MSQ, Tilawatil Qur’an, Desain Webblog, dan Media Pembelajaran bagi Guru.
Dalam upacara itu juga dihadiri oleh Bapak Kepala Kantor Kementerain Agama Kab. Boyolali. Beliau memberikan semangat dan motivasi kepada peserta dan official bahwa kita harus yakin bahwa kita bisa dan kita menang.








Selengkapnya...

Profil Ku


Nama : Luqman Abdullah
TTL : Boyolali, 24 Mei 1995
Alamt : Karangnongko, Mojosongo, Boyolali
Pendidikan : Pertema sekolah di SD Karangnongko 2, lalu melanjutkan ke MTs N Boyolali, dan sekarang masih menuntut ilmu di MAN Boyolali 1
Selengkapnya...

OUT BOUND








Selengkapnya...

CATATAN KHUSUS

1. Perintis PGAN 6 Tahun Boyolali dimulai dengan berdirinya PGA Muhammadiyah yang kemudian dinegerikan
2. Mengingat animo masyarakat Boyolali sangat besar PGAN 6 Tahun Boyolali tidak mampu menampung siswa yang berasal dari seluruh wilayah Kab. Boyolali dan juga dari daerah-daerah lain maka didirikan lagi PGA 6 Tahun Muhammadiyah Boyolali yang juga bertempat di Pusung, Banaran, Boyolali dengan Kepala Sekolahnya Bp. H. Fachrudin, B.A yang periode selanjutnya sampai berubah menjadi SMA Muhammadiyah dengan Kepala Sekolah Bp. H. Muhajir, B.A
3. Sampai dengan Tahun 2008 Kepala Sekolah MAN / PGAN Boyolali telah mengalami 8 kali berganti Kepala Sekolahnya yaitu :
1). Bp. H. Pardijo, B.A s/d Tahun 1982
2). Bp. Drs. Wahyudi s/d Tahun 1991
3). Bp. Suharto, B.A s/d Tahun 1999
4). Bp. Drs. Hadis s/d Tahun 1999
5). Bp. Drs. H. Sjatibi s/d Tahun 2003
6). Bp. Drs. H. Qowa’id s/d Tahun 2006
7). Bp. H. Chusni, M.Pd s/d Tahun 2007
8). Bp. Drs. H. Cholid Trenggono, M.Pd mulai April 2007 sampai sekarang.
Selengkapnya...

VISI DAN MISI MAN 1 Boyolali

1. Visi
”Terwujudnya madrasah yang berkualitas Unggul dalam Imtaq dan Iptek.”
2. Misi
1). Meningkatkan pemahaman, penghayatan, pengamalan Agama Islam dan Tata Nilai yang berlaku
2). Mengembangkan potensi diri peserta didik secara optimal dan profesional dengan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai
3). Mewujudkan peserta didik yang islami, sehat jasmani-rohani, cerdas, terampil dan berprestasi.
Selengkapnya...

SEJARAH MAN 1 Boyolali


SEJARAH MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 BOYOLALI
Pada mulanya Madrasah Aliyah Negeri 1 Boyolali (MAN) Boyolali sebelum ada perubahan dan penyederhanaan bentuk serta struktur persekolahan, bernama Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 6 Tahun Boyolali yang didirikan pada Tahun 1967 dengan Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 17/1967 dan sebagai Kepala Sekolah yang pertama adalah Bapak Soeparno merangkap Kepala Dinas Pendidikan Agama Kabupaten Boyolali, kemudian pada Tahun 1968 dijabat oleh Bapak Pardijo, B.A sampai Tahun 1982.

Pendidikan Guru Agama Negeri merupakan salah satu lembaga pendidikan lanjutan bagi anak-anak yang telah lulus Madrasah Ibtidaiyah (MI) maupun dari Sekolah Dasar (SD), dengan lama pendidikan 6 tahun yang dibagi menjadi dua tahap yaitu :
1. Pendidikan Guru Agama tingkat Pertama (PGAP) 4 tahun setingkat dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama plus satu tahun
2. Pendidikan Guru Agama tingkat Atas (PGAA) 2 tahun setingkat dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.
Sedangkan lulusan Pendidikan Guru Agama Negeri dipersiapkan untuk mengajar pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) maupun di Sekolah Dasar (SD) sebagai Guru Agama.

Pada waktu itu Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 6 Tahun Boyolali menempati gedung milik Yayasan Pendidikan Islam Boyolali (Yapenkib) yang didirikan oleh Guru-guru Agama daerah Kabupaten Boyolali dan berlokasi dikampung Pusung Kelurahan Banaran Kecamatan Kota Boyolali. Karena animo masyarakat dan perkembangan sekolah semakin meningkat sehingga membutuhkan fasilitas yang lebih memadai, maka pada tahun anggaran 1975 / 1976 oleh Pemerintah diberikan Proyek Pembangunan Gedung Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Boyolali yang berlokasi di Kalurahan Siswodipuran Boyolali dengan mendapat bantuan tanah dari Pemerintah Daerah setempat seluas 4000 m2.

Pembangunan gedung tersebut meliputi tiga buah ruang belajar dengan meubeleirnya serta ruang urinoirnya dengan anggaran Rp. 12.500.000,- ( dua belas juta lima ratus ribu rupiah ). Selanjutnya berturut-turut pada tahun anggaran berikutnya yaitu tahun 1976 / 1977 diberikan proyek pembangunan lagi untuk tiga ruang belajar lengkap dengan meubeleirnya sebesar Rp. 13.500.000,- ( tiga belas juta lima ratus ribu rupiah), dan pada tahun anggaran 1977 / 1978 memperoleh proyek pembangunan lagi untuk membangun tiga ruang belajar dengan meubeleirnya dan ruang urinoirnya untuk siswa dengan anggaran sebesar Rp. 13.800.000,- (tiga belas juta delapan ratus ribu rupiah).

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama R.I. No. 74 Tahun 1978 tentang penyederhanaan bentuk serta struktur persekolahan, maka mulai Tahun ajaran 1977 / 1978 Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Boyolali berubah nama dan strukturnya sebagai berikut :
1. Untuk Kelas I, II, III ; menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) setingkat dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dan menempati gedung lama milik Yapenkib dikampung Pusung Kalurahan Banaran Kecamatan Kota Boyolali, dengan Kepala Sekolah Bapak Sufyan, Fa
2. Untuk Kelas IV, V, VI ; menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) setingkat dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas dan menempati gedung baru yang berasal dari proyek dan berlokasi dikampung Siswodipuran Kalurahan Siswodipuran Kecamatan Kota Boyolali, dengan Kepala Sekolahnya Bapak Pardijo, B.A yang menjabat sampai Tahun Ajaran 1981 / 1982.

Mulai Tahun Ajaran 1982 / 1983 Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Boyolali dijabat oleh Bapak Drs. Wahyudi yang semula sebagai guru SMA Muhammadiyah I Surakarta di Surakarta.
Dengan adanya perubahan tersebut, maka Madrasah Aliyah termasuk Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Boyolali yang merupakan Lembaga Pendidikan yang menjadikan mata pelajaran Agama Islam sebagai mata pelajaran dasar minimal 30 % dan mata pelajaran umum 70 %. Disamping itu akibat adanya perubahan tersebut maka untuk tahun anggaran berikutnya bantuan proyek pembangunannya tidak dilanjutkan, sehingga sesuatu yang diperlukan diusahakan sendiri dengan swadaya.
Itulah sekilas gambaran ringkas tentang sejarah berdirinya Madrasah Aliyah Negeri ( M A N ) Boyolali.
Selengkapnya...

KESENIAN MAN 1 Boyolali





Selengkapnya...

PKS MAN 1 Boyolali






Selengkapnya...

UKS MAN 1 Boyolali






Selengkapnya...

PASKIBRA MAN 1 Boyolali





Selengkapnya...

PRAMUKA MAN 1 Boyolali





Selengkapnya...